Kepulauan Meranti - Beredar di grup WhatsApp video viral seorang warga asal Rangsang Pesisir mengamuk usai lahan tanahnya diserobot oleh PT Sumatera Riang Lestari (PT SRL) menggunakan alat berat Excavator. Sabtu (13/8/2023)
Ketua Umum Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kepulauan Meranti, Muhammad Irfan Khusairi atau akrab disapa Irfan merasa kesal mendengar adu mulut antara pihak warga rangsang pesisir dan pihak PT SRL di dalam video tersebut.
Sementara itu Irfan juga sempat berbincang bincang dengan salah seorang humas dari PT SRL dan mengatakan bahwa lahan yang dikerjakan oleh perusahaan merupakan hutan yang telah masuk zona konsesi, dan telah mendapatkan izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
"Saya meminta kepada pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti melalui instansi terkait untuk memberi penjelasan terhadap status tanah dan perusahan, serta meninjau kembali ke lapangan apa yang real terjadi sebenarnya, jangan hanya duduk di atas meja saja, selanjutnya kepada DPRD kepulauan Meranti untuk segera memanggil masyarakat dan pihak perusahaan dalam penyelesaian masalah ini. Kami beharapan jangan ada tanah masyarakat yang di serobot olah perusahaan, karena tanah tersebut merupakan sumber mata pencaharian mereka dan juga untuk anak cucu mereka kedepannya. Dan dikaji juga dampak terhadap ekosistem yang ada, jangan hanya mencari untung saja, pikir juga dampak dikemudian hari." Tutup Irfan.