Gelar Seminar Menatap Riau Ke Depan ini harapan Pemuda Muhammadiyah Riau


PEKANBARU
 - Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Riau, menggelar Seminar Menatap Riau Ke Depan, dengan tema: Grand Leadership Riau: Gagasan dalam mewujudkan kepemimpinan, menuju pembangunan Riau lebih baik.
Seminar yang merupakan rangkaian Muswil Pemuda Muhammadiyah Riau tersebut digelar di kampus Umri jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru (10/11/2023)
Sedianya seminar tersebut menghadirkan dua orang mantan gubernur Riau yakni Wan Abubakar dan Arsyadjuliandi Rachman, serta pengamat politik Dr Aidil Haris dan pengamat ekonomi Edyanus Halim. Akan tetapi hingga acara berlangsung Wan Abubakar dan Arsyadjuliandi Rachman tidak hadir untuk menyampaikan gagasannya di hadapan peserta.
Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau Firdaus, mengatakan seminar tersebut selain digelar sebelum pelaksanaan Muswil pada 25 November mendatang, juga merupakan gerakan keilmuan Pemuda Muhammadiyah. Yakni pemuda islam berkemajuan, keilmuan, sosial dan politik kebangsaan.
"Oleh sebab itu kita berharap seminar ini berkontribusi melahirkan gagasan dan ide demi Riau yang lebih baik. Dengan demikian kita berharap akan lahir pemimpin Riau yang peduli terhadap masyarakat dan membawa negeri ini lebih baik lagi," cakapnya.
Sementara itu Ketua PW Muhammadiyah Riau Hendri Sayuti memberi dukungan atas dilaksanakannya seminar yang digagas oleh Pemuda Muhammadiyah tersebut. Ia mengatakan persoalan kepemimpinan tersebut sangat krusial namun menarik karena pada hari ini sudah terjadi transformasi dari pemimpin tua kepada kalangan yang lebih muda.
"Karena itu saya berharap kepada acara ini dapat menyampaikan gagasan terbaik, dan yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita mampu untuk mentransformakan gagasan kemajuan itu dalam kepemimpinan di Riau," katanya.
"Semoga acara ini kita bisa melahirkan gagasan yang kita sumbangkan untuk Riau," kata Hendri Sayuti.
Sementara itu, dalam sambutannya Rektor Umri mengatakan Pemuda Muhammadiyah Riau jangan hanya besar di daerah saja. Ia mendorong agar membuka jaringan hingga ke negara-negara asia tenggara.
"Pemuda Muhammadiyah harus siap membuka jaringan dengan pemuda di luar negeri seperti di asia tenggara. Kita berada di Riau tetapi wawasan kita ada di Asia Tenggara," cakap mantan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau tersebut
Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال